Genre : Romance
Cast : Kwon Jiyong, Kim Minyoung, and other
Jiyong P.o.V
Ntahlah, aku tak tau apa yg harus aku lakukan. Aku tau aku salah. Aku tau aku benar-benar jahat. Aku sekarang tau, aku benar-benar mencintainya. Aku ingin meminta maaf dan kembali seperti dulu. Tapi setiap aku ingin mendekatinya, dia menghindar. Huh~ dia sudah membenci ku !
"Hyung, kenapa kau melamun ?" lamunanku buyar seketika.
"O, Seungri-ya. Ada apa ?" tanya ku padanya.
"Tidak ada, ingat nanti ada acara YG Family." jawabnya.
"Oh, ne. Gomawo, Seungri-ya."
Aku benar-benar lupa dengan acara itu. Ahh~ semua karna nya. Pikiran ku selalu terfokus kepadanya sejak beberapa bulan lalu. Sejak dia muncul lagi di hadapanku. Ahh sudahlah, aku harus bersiap sekarang.
Minyoung P.o.V
Aku benar-benar sibuk sekarang. Sebentar lagi 2NE1 akan debut dengan album barunya. Dan aku dipercaya oleh Yangoon untuk menjadi stylist mereka. Aku tak boleh membuang kepercayaan Yangoon begitu saja.
Aku memang baru bergabung di YG Family. Aku juga tak percaya aku akan dipercaya untuk menangani 2NE1 dengan sunbae-sunbae ku. Aku benar-benar gugup. Untung sunbae-sunbae ku mau mengajari ku.
Tokk...tokk...tokk...
Sesorang mengetuk pintu ruangan ku. Ku kira sunbae sunbae ku, ternyata...
"O, Daesung oppa. Ada apa ?" tanya ku to the point.
"Apakah aku tak boleh duduk dulu ?" candanya lalu duduk di hadapan ku.
"Ada apa, oppa ?" aku mengulangi pertanyaan ku.
"Umm... nanti kau pergi ke acara YG Family dengan siapa ?" tanya nya gugup.
Acara ?? YG Family ?? Aigooo~ aku benar-benar lupa !! Aku terlalu fokus dengan pekerjaan ku.
"Ahh~ aku lupa ! Sepertinya aku tidak datang." jawabku santai. Terlihat dia sangat kecewa.
"Waeyo ? Kau ingin di marah Yangoon huh ?" tanya nya bertubi-tubi.
"Hahaha aku hanya bercanda, oppa. Ntahlah, mungkin ikut 2NE1 onnie." jawabku tersenyum.
"Aish~ kau ini! Mau pergi bersama ku ?" terlihat dia sangat malu. Hahaha...
"Umm, baiklah !" aku tersenyum lagi.
"Ah, jinjja ??" tanyanya senang.
"Ne" jawabku.
"Baiklah, aku jemput jam 7"
Daesung oppa pergi dengan wajah sangat bahagia. Ada ada saja orang itu.
***
Author P.o.V
Gadis itu sangat cantik dengan gaun putih selutut yg simple. Rambutnya yg dijepit di beberapa bagian membuatnya tampak manis. Belum lagi namja yg bersamanya terlihat sangat tampan dengan tuxedo hitamnya. Mereka sangat cocok.
Setiap matanya melihat ke arah mereka dengan tatapan kagum.
"Wahh~ kalian sangat cocok !" puji Chaerin, leader 2NE1.
"Yang satu tampan, yang satu cantik. Young-i, kau sangat cocok dengan Daesung !" tambah Sandara Park.
"Onnie, jangan membuat aku malu!" ucap Minyoung jujur membuat mereka tertawa.
Tiba-tiba hape Minyoung berbunyi. Sepertinya panggilan masuk.
"Oppa, onnie, aku ijin keluar sebentar." ucap Minyoung pada mereka.
"Ah~ ne, jangan lama-lama ya ?" ucap Daesung.
Minyoung P.o.V
Aku segera keluar dan menjawab panggilan itu.
"Yeoboseyo! Oh, omma! Ah ne...nanti ku hubungi lagi." ucapku mengakhiri teleponku.
Tiba-tiba seseorang yg selama ini berusaha aku hindari berdiri di depanku. Dia menarikku dan membawa ku ke mobilnya. Aku berusaha memberontak. Tapi sekuat tenaga aku memberontak, tenaga dia lebih besar.
"Masuklah" suruhnya dengan senyuman khasnya.
"Shireo!" tolakku tegas.
"Tolonglah, sekali saja aku ingin berbicara denganmu." pintanya lagi.
"Jebal !"
Ntahlah, aku masuk begitu saja ke mobilnya. Aku tak tau dia akan membawaku ke mana. Aku hanya diam. Aku berusaha tak memperdulikannya walau aku benar-benar merindukannya. Tapi aku kembali mengingat masa lalu ku dengannya. Menyakitkan. Sangat.
Aku di kejutkan oleh suara dering hape ku. Aku menjawab telepon itu.
"Yeoboseyo! Oh, Daesung oppa..." belum sempat aku berbicara dengan Daesung oppa, Jiyong merebut hape ku.
"YA!" teriakku kesal.
"Dia bersama ku...tenang, nanti aku akan mengantarnya pulang... janganlah terlalu khawatir." dia menutup teleponnya dan mengembalikan hape ku.
Aku menggerutu sendiri. Aku sempat meliriknya, dia tertawa kecil mendengar gerutu'an ku.
"Ayo turun, kita sudah sampai." ucapnya ramah.
Sungai Han ?? Kenapa dia membawa ku ke sini ?? Tempat yg selalu ku hindari dan sekarang dia membawa ku ke sini ??
"Kau ingat tempat ini ?" tanyanya saat berjalan di sampingku.
"Ya, tempat yg selalu ku hindari." dia tertawa kecil.
"Kenapa kau hindari ?" tanyanya lagi.
"Aku tak suka tempat ini. Di tempat ini aku tau kau lebih memilih Kiko." jawabku.
Cast : Kwon Jiyong, Kim Minyoung, and other
Jiyong P.o.V
Ntahlah, aku tak tau apa yg harus aku lakukan. Aku tau aku salah. Aku tau aku benar-benar jahat. Aku sekarang tau, aku benar-benar mencintainya. Aku ingin meminta maaf dan kembali seperti dulu. Tapi setiap aku ingin mendekatinya, dia menghindar. Huh~ dia sudah membenci ku !
"Hyung, kenapa kau melamun ?" lamunanku buyar seketika.
"O, Seungri-ya. Ada apa ?" tanya ku padanya.
"Tidak ada, ingat nanti ada acara YG Family." jawabnya.
"Oh, ne. Gomawo, Seungri-ya."
Aku benar-benar lupa dengan acara itu. Ahh~ semua karna nya. Pikiran ku selalu terfokus kepadanya sejak beberapa bulan lalu. Sejak dia muncul lagi di hadapanku. Ahh sudahlah, aku harus bersiap sekarang.
Minyoung P.o.V
Aku benar-benar sibuk sekarang. Sebentar lagi 2NE1 akan debut dengan album barunya. Dan aku dipercaya oleh Yangoon untuk menjadi stylist mereka. Aku tak boleh membuang kepercayaan Yangoon begitu saja.
Aku memang baru bergabung di YG Family. Aku juga tak percaya aku akan dipercaya untuk menangani 2NE1 dengan sunbae-sunbae ku. Aku benar-benar gugup. Untung sunbae-sunbae ku mau mengajari ku.
Tokk...tokk...tokk...
Sesorang mengetuk pintu ruangan ku. Ku kira sunbae sunbae ku, ternyata...
"O, Daesung oppa. Ada apa ?" tanya ku to the point.
"Apakah aku tak boleh duduk dulu ?" candanya lalu duduk di hadapan ku.
"Ada apa, oppa ?" aku mengulangi pertanyaan ku.
"Umm... nanti kau pergi ke acara YG Family dengan siapa ?" tanya nya gugup.
Acara ?? YG Family ?? Aigooo~ aku benar-benar lupa !! Aku terlalu fokus dengan pekerjaan ku.
"Ahh~ aku lupa ! Sepertinya aku tidak datang." jawabku santai. Terlihat dia sangat kecewa.
"Waeyo ? Kau ingin di marah Yangoon huh ?" tanya nya bertubi-tubi.
"Hahaha aku hanya bercanda, oppa. Ntahlah, mungkin ikut 2NE1 onnie." jawabku tersenyum.
"Aish~ kau ini! Mau pergi bersama ku ?" terlihat dia sangat malu. Hahaha...
"Umm, baiklah !" aku tersenyum lagi.
"Ah, jinjja ??" tanyanya senang.
"Ne" jawabku.
"Baiklah, aku jemput jam 7"
Daesung oppa pergi dengan wajah sangat bahagia. Ada ada saja orang itu.
***
Author P.o.V
Gadis itu sangat cantik dengan gaun putih selutut yg simple. Rambutnya yg dijepit di beberapa bagian membuatnya tampak manis. Belum lagi namja yg bersamanya terlihat sangat tampan dengan tuxedo hitamnya. Mereka sangat cocok.
Setiap matanya melihat ke arah mereka dengan tatapan kagum.
"Wahh~ kalian sangat cocok !" puji Chaerin, leader 2NE1.
"Yang satu tampan, yang satu cantik. Young-i, kau sangat cocok dengan Daesung !" tambah Sandara Park.
"Onnie, jangan membuat aku malu!" ucap Minyoung jujur membuat mereka tertawa.
Tiba-tiba hape Minyoung berbunyi. Sepertinya panggilan masuk.
"Oppa, onnie, aku ijin keluar sebentar." ucap Minyoung pada mereka.
"Ah~ ne, jangan lama-lama ya ?" ucap Daesung.
Minyoung P.o.V
Aku segera keluar dan menjawab panggilan itu.
"Yeoboseyo! Oh, omma! Ah ne...nanti ku hubungi lagi." ucapku mengakhiri teleponku.
Tiba-tiba seseorang yg selama ini berusaha aku hindari berdiri di depanku. Dia menarikku dan membawa ku ke mobilnya. Aku berusaha memberontak. Tapi sekuat tenaga aku memberontak, tenaga dia lebih besar.
"Masuklah" suruhnya dengan senyuman khasnya.
"Shireo!" tolakku tegas.
"Tolonglah, sekali saja aku ingin berbicara denganmu." pintanya lagi.
"Jebal !"
Ntahlah, aku masuk begitu saja ke mobilnya. Aku tak tau dia akan membawaku ke mana. Aku hanya diam. Aku berusaha tak memperdulikannya walau aku benar-benar merindukannya. Tapi aku kembali mengingat masa lalu ku dengannya. Menyakitkan. Sangat.
Aku di kejutkan oleh suara dering hape ku. Aku menjawab telepon itu.
"Yeoboseyo! Oh, Daesung oppa..." belum sempat aku berbicara dengan Daesung oppa, Jiyong merebut hape ku.
"YA!" teriakku kesal.
"Dia bersama ku...tenang, nanti aku akan mengantarnya pulang... janganlah terlalu khawatir." dia menutup teleponnya dan mengembalikan hape ku.
Aku menggerutu sendiri. Aku sempat meliriknya, dia tertawa kecil mendengar gerutu'an ku.
"Ayo turun, kita sudah sampai." ucapnya ramah.
Sungai Han ?? Kenapa dia membawa ku ke sini ?? Tempat yg selalu ku hindari dan sekarang dia membawa ku ke sini ??
"Kau ingat tempat ini ?" tanyanya saat berjalan di sampingku.
"Ya, tempat yg selalu ku hindari." dia tertawa kecil.
"Kenapa kau hindari ?" tanyanya lagi.
"Aku tak suka tempat ini. Di tempat ini aku tau kau lebih memilih Kiko." jawabku.
Dia berhenti berjalan dan membuatku ikut berhenti.
"Mianhae..." ucapnya sambil menunduk.
"Sudahlah, lupakan! Aku sudah tak peduli tentang itu lagi." ucapku santai.
"Mianhae Young-i, aku benar-benar..."
"Merasa bersalah ?? Sudahku bilang, lupakan saja. Aku yakin kau sudah bahagia dengannya sekarang." aku memotong ucapannya.
"Ani, aku sudah putus dengannya. Aku baru sadar aku benar-benar mencintaimu." jawabnya lirih.
"Dan di saat kau tau kau mencintaiku, aku sudah menghilang kan ??" aku menebak kalimat yg akan dia ucapkan setelah itu.
"Ya, aku bertanya kepada omma mu, dia bilang kau di Paris." ucapnya lagi.
"Ingin bertanya kenapa aku di Paris ??" tebakku dan dia mengangguk.
"Aku mengejar mimpi ku yg tertunda." lanjutku.
"Tapi sejak kau kembali, kau selalu menghindar dari ku. Kenapa ?? Kenapa kau menghindar ?" tanyanya kepadaku.
"Aku tak ingin menganggu mu dan Kiko lagi." jawabku. Dia menatap mataku.
"Sudah ku bilang, aku putus dengannya." ucapnya geram.
"Aku kan baru tau." ucapku tak mau kalah.
"Lalu mau mu apa ??" tanya memegang ke dua pundakku. Lebih tepatnya mencengkram pundakku.
Aku benar-benar benci di saat dia emosi. Dia selalu menyakiti ku di saat emosi. Aku sedikit meringis.
"Aku yg seharusnya bertanya seperti itu. Apa mau mu lagi ha ?? Kau ingin menyakiti ku lagi ? Kau tau, aku sudah cukup sakit saat bersama mu dulu. Aku tak ingin itu semua terulang." teriakan ku membuatnya sedikit tersentak.
Dia melepas cengkramannya.
"Mianhae, jongmal mianhae. Aku tak bermaksud..."
"Tidak bermaksud menyakitiku ?? Hah~ kau masih bilang kau tak bermaksud ?? Apa kau juga akan bilang kau berpacaran di belakangku dengan Kiko juga tak sengaja ??" aku tak kuasa menahan air mataku.
Ahh~ aku benci air mata. Air mata yg ku tumpahkan untuk dia. Dia memelukku erat.
"Mianhae, jongmal saranghae." dia berbisik di telingaku.
Jiyong P.o.V
Aku melihatnya menangis karna ku lagi ?? Ada denganku ?? Kenapa aku selalu membentaknya ?? Aku tak bisa melihatnya menangis. Aku memeluknya erat.
"Mianhae, jongmal saranghae."
Aku hanya bisa mengucapkan kalimat itu. Dia melepaskan pelukan ku secara paksa.
"Kau pikir aku akan percaya dengan mu lagi ?? Tidak, aku membenci mu. AKU MEMBENCI MU !!!"
Dia berteriak kepada ku dan berlari meninggalkan ku. Aku jatuh terduduk. Aku hanya bisa menunduk dan mengucapkan kata 'mianhae' dan 'saranghae'. Apakah aku sejahat itu sampai dia membenci ku ?? Apa dia benar-benar membenci ku ?? Tak adakah celah untukku di hatinya ?? Nan jongmal babo~ya !! Aku membuang begitu saja gadis yg sangat baik dan memilih Kiko model Jepang itu ?? Apa aku sudah buta ?? Aku membenci diriku sendiri. Arrrggghhh...
Saranghae. Jongmal saranghae, Young-i. Mianhae...
END
Tidak ada komentar:
Posting Komentar