Genre : Tebak sendiri
Cast : Anggap kamu yg mengalaminya
Ket : ~~~ Flashback On, *** Flashback Off
Cast : Anggap kamu yg mengalaminya
Ket : ~~~ Flashback On, *** Flashback Off
Word : Jangan ditiru di rumah !! Ambil pesan moralnya aja ya ^^
~~~
"Ya! Mana pantas yeoja sepertimu menjadi yeojachinguku ! Kau hanya sampah masyarakat yg harus di buang ! Kau hanya akan membuat aku malu !!"
Yeoja itu tertegun mendengar jawaban namja di depannya. Yeoja itu menunduk. Tubuhnya gemetar menahan tangis.
"Kau... kau namja menjijikan yg pernah ku kenal. Tak layak namja sepertimu dipuja! Kau... BRENGSEK !!!"
Yeoja itu berlari sambil menangis. Terlalu sakit hati yeoja itu. Namja itu meninggalkan tempat itu dengan santai. Tak peduli dengan yeoja tadi.
***
Yeoja itu berdiri di depan cermin. Dia hanya tersenyum miris. Benar kata Yunho -namja tadi-, dia benar-benar tak pantas. Lihat cara berpakaiannya !! Culun !! Kacamata besar, rambut kepang dua, wajah polos tanpa make up, rok panjang dan kemeja. Bener-bener... culun !!
Yeoja itu mengambil dress selutut yg agak terbuka dari lemarinya. Lalu dicocokkan di depan cermin. Yeoja itu tersenyum miris.
~~~
"Ya! Tak bisakah kau berdandan lebih cantik ? Lihat Yoona, dia sangat cantik dan anggun. Beda dengan mu !! Culun dan jelek !!"
Yeoja itu hanya tersenyum menanggapi kata-kata temannya tadi. Hatinya sangat tertusuk mendengar pernyataan temannya tadi. Tak bisakah berkata dengan kata-kata yg lebih baik ?? Yeoja itu tau dia tak secantik Yoona, tapi tak seharusnya berkata seperti itu. Yeoja itu memerhatikan Yoona. Ya, dia memang cantik. Parasnya cantik, rambutnya indah, body nya bagus, dress nya selalu indah setiap harinya. Pantas Yoona menjadi ratu di kampusnya.
"Aah... ingin rasanya punya teman seperti Yoona. Cantik. Tak sepertimu, buruk rupa."
Yeoja itu hanya menunduk. Berusaha keras untuk tidak menangis.
***
Yeoja itu membuang dress itu. Tak cocok untuknya. Yeoja itu melihat poster besar yg ada di dinding kamarnya. Sandara Park adalah idolanya. Sekali lagi dia tersenyum miris.
~~~
"Ya! Siapa idola mu ?" tanya seorang teman padanya.
"Idolaku Sandara Park." jawab yeoja itu.
"Sandara Park sangat cantik. Seperti putri. Beda jauh darimu! Kau seperti Ugly Duckly !"
Yeoja itu menunduk sedih. Sedangkan temannya tadi pergi meninggalkannya. Dunia benar-benar jujur !!
***
Yeoja itu terduduk di depan cermin. Semua kejahatan-kejahatan dunia terhadapnya terlintas di otaknya. Layaknya film yg terus berputar. Sampai pada scene yg menunjukan satu kebaikan dunia padanya.
~~~
Yeoja itu menangis di bawah pohon di belakang kampusnya. Tempatnya sepi. Yeoja itu memeluk kakinya dan menenggelamkan wajahnya. Tiba-tiba seorang namja tampan menghampirinya.
"Hey, kenapa kau menangis ??" tanya namja itu.
Yeoja itu tak menjawab.
"Seorang yeoja akan kehilangan kecantikannya bila dia menangis. Jadi, berhentilah menangis." hibur namja itu.
"Aku memang jelek !" jawab yeoja itu dingin.
"Tak ada yeoja jelek di dunia ini. Percayalah, jika kau tersenyum kau pasti tampak cantik." hiburnya lagi.
Yeoja itu menunjukan wajahnya dan mengelap airmatanya. Yeoja itu mencoba tersenyum.
"Itu lebih baik! Kau tampak cantik !!" puji namja itu tulus.
***
Yeoja itu tersenyum manis. Setidaknya ada satu kebaikan dunia terhadapnya. Memang tak sebanding dengan beribu-ribu kejahatan dunia padanya. Yeoja itu menaiki kursi yg ada di depannya. Di depannya ada tali yg sudah diikatnya. Yeoja itu berdoa, semoga setiap orang yg jahat kepadanya masuk surga dan apa yg dilakukan yeoja itu tak salah. Yeoja itu mendekati tali itu. Dikalungkannya tali itu pada lehernya. Kursi sebagai penopangnya tadi terjatuh. Sampai akhirnya yeoja itu tak bernafas lagi. Yeoja itu sudah tenang. Tak akan lagi dia mengahadapi kejahatan-kejahatan dunia. Tidak akan lagi dia mendengar kata-kata menyakitkan dari teman-temannya. Tak ada lagi airmata yg jatuh. Hanya kan ada senyuman dari yeoja itu di sorga sana.
END
~~~
"Ya! Mana pantas yeoja sepertimu menjadi yeojachinguku ! Kau hanya sampah masyarakat yg harus di buang ! Kau hanya akan membuat aku malu !!"
Yeoja itu tertegun mendengar jawaban namja di depannya. Yeoja itu menunduk. Tubuhnya gemetar menahan tangis.
"Kau... kau namja menjijikan yg pernah ku kenal. Tak layak namja sepertimu dipuja! Kau... BRENGSEK !!!"
Yeoja itu berlari sambil menangis. Terlalu sakit hati yeoja itu. Namja itu meninggalkan tempat itu dengan santai. Tak peduli dengan yeoja tadi.
***
Yeoja itu berdiri di depan cermin. Dia hanya tersenyum miris. Benar kata Yunho -namja tadi-, dia benar-benar tak pantas. Lihat cara berpakaiannya !! Culun !! Kacamata besar, rambut kepang dua, wajah polos tanpa make up, rok panjang dan kemeja. Bener-bener... culun !!
Yeoja itu mengambil dress selutut yg agak terbuka dari lemarinya. Lalu dicocokkan di depan cermin. Yeoja itu tersenyum miris.
~~~
"Ya! Tak bisakah kau berdandan lebih cantik ? Lihat Yoona, dia sangat cantik dan anggun. Beda dengan mu !! Culun dan jelek !!"
Yeoja itu hanya tersenyum menanggapi kata-kata temannya tadi. Hatinya sangat tertusuk mendengar pernyataan temannya tadi. Tak bisakah berkata dengan kata-kata yg lebih baik ?? Yeoja itu tau dia tak secantik Yoona, tapi tak seharusnya berkata seperti itu. Yeoja itu memerhatikan Yoona. Ya, dia memang cantik. Parasnya cantik, rambutnya indah, body nya bagus, dress nya selalu indah setiap harinya. Pantas Yoona menjadi ratu di kampusnya.
"Aah... ingin rasanya punya teman seperti Yoona. Cantik. Tak sepertimu, buruk rupa."
Yeoja itu hanya menunduk. Berusaha keras untuk tidak menangis.
***
Yeoja itu membuang dress itu. Tak cocok untuknya. Yeoja itu melihat poster besar yg ada di dinding kamarnya. Sandara Park adalah idolanya. Sekali lagi dia tersenyum miris.
~~~
"Ya! Siapa idola mu ?" tanya seorang teman padanya.
"Idolaku Sandara Park." jawab yeoja itu.
"Sandara Park sangat cantik. Seperti putri. Beda jauh darimu! Kau seperti Ugly Duckly !"
Yeoja itu menunduk sedih. Sedangkan temannya tadi pergi meninggalkannya. Dunia benar-benar jujur !!
***
Yeoja itu terduduk di depan cermin. Semua kejahatan-kejahatan dunia terhadapnya terlintas di otaknya. Layaknya film yg terus berputar. Sampai pada scene yg menunjukan satu kebaikan dunia padanya.
~~~
Yeoja itu menangis di bawah pohon di belakang kampusnya. Tempatnya sepi. Yeoja itu memeluk kakinya dan menenggelamkan wajahnya. Tiba-tiba seorang namja tampan menghampirinya.
"Hey, kenapa kau menangis ??" tanya namja itu.
Yeoja itu tak menjawab.
"Seorang yeoja akan kehilangan kecantikannya bila dia menangis. Jadi, berhentilah menangis." hibur namja itu.
"Aku memang jelek !" jawab yeoja itu dingin.
"Tak ada yeoja jelek di dunia ini. Percayalah, jika kau tersenyum kau pasti tampak cantik." hiburnya lagi.
Yeoja itu menunjukan wajahnya dan mengelap airmatanya. Yeoja itu mencoba tersenyum.
"Itu lebih baik! Kau tampak cantik !!" puji namja itu tulus.
***
Yeoja itu tersenyum manis. Setidaknya ada satu kebaikan dunia terhadapnya. Memang tak sebanding dengan beribu-ribu kejahatan dunia padanya. Yeoja itu menaiki kursi yg ada di depannya. Di depannya ada tali yg sudah diikatnya. Yeoja itu berdoa, semoga setiap orang yg jahat kepadanya masuk surga dan apa yg dilakukan yeoja itu tak salah. Yeoja itu mendekati tali itu. Dikalungkannya tali itu pada lehernya. Kursi sebagai penopangnya tadi terjatuh. Sampai akhirnya yeoja itu tak bernafas lagi. Yeoja itu sudah tenang. Tak akan lagi dia mengahadapi kejahatan-kejahatan dunia. Tidak akan lagi dia mendengar kata-kata menyakitkan dari teman-temannya. Tak ada lagi airmata yg jatuh. Hanya kan ada senyuman dari yeoja itu di sorga sana.
END

Tidak ada komentar:
Posting Komentar